PROSES PENYUSUNAN INSTRUKSI KERJA BERBASISKAN ISO 14001

Ketika melakukan proses set up terhadap Sistem ISO 14001, banyak perusahaan yang masih bingung dan bertanya-tanya tentang tata cara penyusunan instruksi kerja yang berbasiskan sistem manajemen lingkungan (ISO 14001). Apakah menyusun sistem dokumentasinya sama dengan penyusunan sistem dokumentasi ISO 9001:2008, atau berbeda? Lalu dimana letak perbedaannya?

Pada prinsip konsep penyusunan instruksi kerja pada Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 adalah sama dengan ISO 9001, yaitu melakukan proses penjelasan terhadap aktivitas dengan ruang lingkup spesifik pada area kerja yang sempit/ kecil. Nilai perbedaannya adalah dengan proses penambahan informasi yang termuat dalam Instruksi Kerja tersebut. Adapun informasi yang dimaksud adalah:
(1) Faktor Lingkungan yang menyertainya
Dalam penerapan Sistem ISO 14001, salah satu aspek penting yang harus diperhatikan adalah aspek-aspek lingkungan yang menyertai proses tersebut dan kemudian memberikan informasi tata cara penanganannya. Bagaimana aspek lingkungan tersebut dikendalikan.
Contoh: pada kegiatan proses penggunaan mesin printing, harus menyebutkan informasi mengenai tata cara penanganan terhadap limbah dari mesin tersebut serta bagaimana melakukan penanganan apabila terdapat suatu tindakan emergency tertentu.

(2) Penyertaan informasi K-3 dalam proses
Pada kegiatan yang mencakup adanya limbah B-3, maka dilakukan proses informasi terhadap aspek proteksi sumber daya manusia yang dibutuhkan berhubungan dengan proses penanganannya. Agar tidak mengganggu lingkungan yang lebih luas dan tidak mengganggu kesehatan pekerja.
Contoh: pada kegiatan penanganan limbah B-3 disebutkan secara detail perlengkapan APD (alat pelindung diri) yang harus digunakan oleh karyawan yang menanganinya.

(3) Informasi status persyaratan dan peraturan
Pada kegiatan yang melibatkan aspek lingkungan yang diatur dalam persyaratan peraturan perundangan yang diperlukan untuk melakukan kegiatan yang dimaksudkan tersebut. Dalam beberapa hal, kegiatan terhadap persyaratan dan peraturan tersebut harus dapat dipastikan dijalankan sesuai dengan persyaratan, sehingga perlu untuk ditambahkan ke dalam Instruksi Kerja agar konsisten dijalankan.

Gambaran untuk penyusunan Instruksi Kerja pada Sistem Manajemen Lingkungan adalah suatu panduan sederhana bagi praktisi ISO 14001 untuk menjalankan sistem. Untuk lebih detail dalam proses pengembangan sistem direkomendasikan bagi perusahaan untuk mendapatkan referensi eksternal yang tepat sebagai panduan dalam pengembangan Sistem Manajemen Lingkungan yang dimaksud. (amarylliap@yahoo.com, 08129369926)

About these ads

Tinggalkan komentar

Filed under ISO 14001

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s